Home
»
berita
»
pemerintahan
»
sabadesa
» Kades Paburan Sukses Terapkan Program Maghrib Tanpa Televisi
Kades Paburan Sukses Terapkan Program Maghrib Tanpa Televisi
Posted by: Lensa Bogor Posted date: 12.46 / comment : 0
BOJONGGEDE - Pendampingan
anak tak cukup hanya 20 menit dalam setahun. Desa Pabuaran sukses
menerapkan program yang lebih jitu, Maghrib Tanpa Televisi.
Dampak
negatif televisi bukan hanya berdampak buruk terhadap pemirsa,
melainkan pula mempengaruhi segi psikologis dan menimbulkan budaya
konsumtif yang tinggi. Pengaruh lain juga pada penggunaan bahasa, gaya
berpakaian, meniru adegan idolanya. Terutama di kalangan remaja dan anak dibawah umur.
Kepala Desa Pabuaran Kecamatan Bojonggede
H.Masduki, MD, S,Ip memiliki konsep jitu untuk meminimalisir dampak
pengaruh perkembangan teknologi maju yang dapat mengikis budaya daerah
dan dampak krimininal yang diakibatkan oleh canggihnya teknologi seperti
televisi dan internet.
Program dimaksud adalah Maghrib Tanpa Televisi sejak tiga tahun silam telah disiarkan secara rutin di televisi lokal dan dimuat sejumlah media cetak lokal dan nasional. "Intinya sebagai orang tua bukan sebatas jadi orang tua tapi harus bisa menjadi teman atau sahabat bagi anaknya. Orang tua harus bisa menjadi guru buat anaknya. Orang tua harus bisa menjadi contoh bagaimana menjadi orang tua yang soleh dan solehah," kata Kades yang memiliki hobi Offroads ini, Selasa (20/5/2014).
Program dimaksud adalah Maghrib Tanpa Televisi sejak tiga tahun silam telah disiarkan secara rutin di televisi lokal dan dimuat sejumlah media cetak lokal dan nasional. "Intinya sebagai orang tua bukan sebatas jadi orang tua tapi harus bisa menjadi teman atau sahabat bagi anaknya. Orang tua harus bisa menjadi guru buat anaknya. Orang tua harus bisa menjadi contoh bagaimana menjadi orang tua yang soleh dan solehah," kata Kades yang memiliki hobi Offroads ini, Selasa (20/5/2014).
Menurutnya,
dengan gerakan Maghrib Tanpa Televisi ini terbukti berhasil diterapkan
oleh sebagian besar warga Pabuaran yang menggiring anak-anak untuk
beribadah dan mengaji baik dirumah maupun ditempat ibadah terdekat
secara berjama'ah. "Buktikan sebagai pemimpin, suami jadi imam dalam
solat, selesai solat jangan biarkan televisi ditonton kembali," tambahnya.
Ketika maghrib tiba dan adzan menggema, lanjutnya, semua masyarakat mematikan televisi kemudian sekeluarga beranjak berwudhu. "Saya sudah melakukannya bersama warga saya. Semua itu butuh perjuangan keras untuk menyukseskan program desa ini. Oleh karenanya saya berharap Kades lainnya juga menerapkan program ini dan apabila diperlukan untuk direalisasikan menjadi Peraturan Daerah," jelas H.Masduki, MD, S,Ip kepada wartawan.
Ketika maghrib tiba dan adzan menggema, lanjutnya, semua masyarakat mematikan televisi kemudian sekeluarga beranjak berwudhu. "Saya sudah melakukannya bersama warga saya. Semua itu butuh perjuangan keras untuk menyukseskan program desa ini. Oleh karenanya saya berharap Kades lainnya juga menerapkan program ini dan apabila diperlukan untuk direalisasikan menjadi Peraturan Daerah," jelas H.Masduki, MD, S,Ip kepada wartawan.
Melalui
program ini, tambah Kades Pabuaran, para orangtua akan lebih
meningkatkan perannya sebagai orang tua yang bertanggung jawab dalam
mendampingi anak secara efektif karena diterapkan setiap hari pada saat
sholat lima waktu. Jadi, mana cukup bila pendampingan hanya dilakukan
selama 20 menit dalam satu tahun," imbuhnya.(sbl/hr)
About Lensa Bogor
This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Popular Posts
-
CIBINONG - lensabogor.com Dengan semakin meningkatnya kebutuhan dunia industri seni, baik pada industri pertelevisian, entertain dan pe...
-
Cibinong, lensabogor.com - Dua wisatawan asal Kampung Mangga, Jalan STM Mandiri, Depok. Asep (38) dan Kayla (6) yang tenggelam di Setu C...
-
Cibinong - lensabogor.com Di balik tenggelamnya perahu wisata di setu Cikaret, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. Beredar cerita mis...

Tidak ada komentar: