Ekonomi

Lifestyle

Wisata

» » » » Sentul City Komitmen Bangun Kota Mandiri

Para wartawan harian Bogor foto bersama usai menerima aneka doorprize dalam Media Gathering bersama Sentul City di Taman Budaya Sentul, Senin (8/12). 
Sentul | Lensabogor.com

Manajemen Sentul City berkomitmen membangun kawasan kota mandiri terpadu di atas lahan seluas 3.100 hektar di kawasan perbukitan Sentul. Meskipun saat ini baru 1.000 hektar yang terbangun, namun komitmen tersebut terus didorong agar terjadi pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut. Hal ini diungkapkan Media Relations PT Sentul City, Tbk, Edo Marbun kepada wartawan di Taman Budaya Sentul, Senin (8/12). “Meskipun saat ini yang baru terbangun baru 1.000 hektar, kami terus berkomitmen menjadikan kawasan ini sebagai kota mandiri dan terpadu,” tutur Edo dalam acara Media Gathering dengan Wartawan Bogor.

Dalam kesempatan itu, Edo menjelaskan 4 pilar pembangunan kawasan mandiri Sentul City. Kota berwawasan lingkungan (Eco City), tujuan wisata keluarga (Destination City), berwawasan pendidikan (Edu City) dan kota yang menyediakan sarana hiburan dan kebudayaan (Entertainment City). Komitmen menjadikan Sentul City sebagai kota berwawasan lingkungan, telah diwujudkan dalam bentuk pelestarian alam sekitar perbukitan.

“Mengapa setelah keluar dari pintu tol Sentul Selatan, anda akan menyaksikan pemandangan yang hijau dan asri. Bahkan seolah tidak ada perumahan di sekitar Sentul City, yang ada menonjol justru kawasan perbukitan yang hijau. Ini bukti kami mewujudkan Eco City,” jelas Edo.

Guna mewujudkan pilar sebagai kota tujuan wisata keluarga, Sentul City kemudian membangun berbagai fasilitas seperti Jungle Land dan Sentul Paradise. “Tak hanya itu, kami juga punya Alam Fantasia yang ditujukan agar keluarga dapat menghabiskan waktu liburannya ke Sentul City dengan berbagai fasilitas yang ada,” ujar Edo.

Sementara terkait kota berwawasan pendidikan, Sentul City terus menjalin kerjasama dengan dunia pendidikan untuk membuka fasilitas pendidikan mulai dari SD hinggaperguruan tinggi. “Dalam waktu dekat, Universitas Trisakti akan membangun gedung perkuliahan di Sentul City. Ini melengkapi berbagai fasilitas pendidikan yang sudah ada selama ini seperti STIE Tazkia,” kata Edo.

Sebagai pilar keempat konsep kota mandiri Sentul City, yakni sebagai kota kebudayaan dan hiburan, kini telah memiliki sejumlah tempat seperti Taman Budaya Sentul. “Ini melengkapi syarat sebagai kota mandiri terpadu,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua Sekber Wartawan Harian Bogor Danang Donoroso mengatakan, keinginan Sentul City untuk mendekatkan diri dengan wartawan Bogor harus mendapat apresiasi positif. Itu menandakan ada komitmen untuk bermitra dalam membangun kawasan yang lebih maju dan bermanfaat bagi masyarakat dan Pemkab Bogor.

“Wartawan juga manusia yang bisa diajak bicara dan berdialog untuk mewujudkan berbagai keinginan dari PT Sentul City. Sehingga para provokator yang berniat menghalangi niat baik untuk membangun, dapat disaring sedemikian rupa oleh wartawan. Minimal mereka mendapat penjelasan yang berimbang dalam menelurkan produk pemberitaan,” ujar Danang.

Ketua Forum Wartawan Harian Bogor, Haryudi mengatakan, PT Sentul City yang telah berstatus sebagai perusahaan terbuka dan tercatat di lantai bursa saham, sudah sepatutnya menjalin relasi sinergis dengan para wartawan regional Bogor.
“Sebagai perusahaan terbuka, perusahaan harus mencegah dari berbagai pencitraan negatif yang dimunculkan media. Dengan kegiatan ini, kami berharap Sentul City dapat terus berkomitmen membangun kemitraan demi kebaikan bersama,” tandasnya.

Kegiatan Media Gathering itu sendiri diisi berbagai fun games yang diikuti para wartawan. Termasuk membagikan aneka doorprize yang menarik. n HS

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply