Longsor Rusak 2 Rumah di Sukamakmur
Posted by: Unknown Posted date: 01.38 / comment : 0
Lensabogor.com - Daerah yang telah ditetapkan Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor sebagai rawan longsor, akhirnya terbukti. Salah satu daerah itu adalah Kampung Babakan Efek RT 03 RW 05 Desa Sukamakmur Kecamatan Sukamakmur. Dua rumah warga rusak tertimpa material longsor dari bukit yang tingginya mencapai 20 meter, Kamis (22/01/2015). Tidak ada korban tewas dalam peristiwa itu.
Namun jalan menuju Kampung Babakan Efek kini tertutup material tanah dan bebatuan setinggi lima meter dan sepanjang puluhan meter. Tak hanya Kampung Babakan Efek yang terisolir, longsor itu mengakibatkan akses jalan menuju Kampung Loji, Desa Cibadak, dan Kampung Pasir Ipis Desa Sukamakmur juga tertutup.
Menurut Edi Junaedi, warga Kampung Babakan Efek, longsor terjadi saat hujan terus mengguyur daerahnya, sejak Rabu malam. Akibat longsor itu, kini sebanyak 30 KK warga di dua desa yang terisolir mengungsi ke tempat yang lebih aman. "Mulai pagi hari, warga bergotong royong membersihkan material longsor yang menutup jalan. Termasuk membantu membersihkan material di rumah warga yang tertimbun longsor," ujarnya kepada wartawan.
Sebelumnya BPBD Kabupaten Bogor telah menetapkan sejumlah kecamatan yang rawan terjadi tanah longsor. Di wilayah timur Kabupaten Bogor, Kecamatan Sukamakmur menjadi daerah paling rawan, termasuk Kecamatan Jonggol, Cariu dan Tanjungsari. Sementara di wilayah tengah Kabupaten Bogor, Kecamatan Sukaraja, Babakan Madang dan Citeureup yang berbatasan dengan Kecamatan Sukamakmur, menjadi daerah rawan longsor.
"Kami harap warga berhati-hati, terutama ketika terjadi hujan deras di kawasan yang sudah ditetapkan rawan terjadi bencana longsor," kata Kepala BPBD Kabupaten Bogor, Yous Sudrajat.n Herry Keating
Namun jalan menuju Kampung Babakan Efek kini tertutup material tanah dan bebatuan setinggi lima meter dan sepanjang puluhan meter. Tak hanya Kampung Babakan Efek yang terisolir, longsor itu mengakibatkan akses jalan menuju Kampung Loji, Desa Cibadak, dan Kampung Pasir Ipis Desa Sukamakmur juga tertutup.
Menurut Edi Junaedi, warga Kampung Babakan Efek, longsor terjadi saat hujan terus mengguyur daerahnya, sejak Rabu malam. Akibat longsor itu, kini sebanyak 30 KK warga di dua desa yang terisolir mengungsi ke tempat yang lebih aman. "Mulai pagi hari, warga bergotong royong membersihkan material longsor yang menutup jalan. Termasuk membantu membersihkan material di rumah warga yang tertimbun longsor," ujarnya kepada wartawan.
Sebelumnya BPBD Kabupaten Bogor telah menetapkan sejumlah kecamatan yang rawan terjadi tanah longsor. Di wilayah timur Kabupaten Bogor, Kecamatan Sukamakmur menjadi daerah paling rawan, termasuk Kecamatan Jonggol, Cariu dan Tanjungsari. Sementara di wilayah tengah Kabupaten Bogor, Kecamatan Sukaraja, Babakan Madang dan Citeureup yang berbatasan dengan Kecamatan Sukamakmur, menjadi daerah rawan longsor.
"Kami harap warga berhati-hati, terutama ketika terjadi hujan deras di kawasan yang sudah ditetapkan rawan terjadi bencana longsor," kata Kepala BPBD Kabupaten Bogor, Yous Sudrajat.n Herry Keating
About Unknown
This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Popular Posts
-
CIBINONG - lensabogor.com Dengan semakin meningkatnya kebutuhan dunia industri seni, baik pada industri pertelevisian, entertain dan pe...
-
Cibinong, lensabogor.com - Dua wisatawan asal Kampung Mangga, Jalan STM Mandiri, Depok. Asep (38) dan Kayla (6) yang tenggelam di Setu C...
-
Cibinong - lensabogor.com Di balik tenggelamnya perahu wisata di setu Cikaret, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. Beredar cerita mis...

Tidak ada komentar: