Niat Buruk Berujung Maut?
Posted by: Unknown Posted date: 01.11 / comment : 0
Lensabogor.com - Musibah pohon tumbang di Kebun Raya Bogor yang menewaskan 6 orang ternyata sedang merencanakan aksi demonstrasi besar-besaran menuntut kenaikan Upah Minimum Kabupaten Bogor. Para korban tewas juga adalah pentolan aksi buruh yang selama ini berlangsung di Kabupaten Bogor.
Menurut sumber Lensabogor.com, para korban tewas yang tak lain adalah pentolan buruh sedang berkumpul di dalam tenda, sementara puluhan buruh yang mengikuti pertemuan itu berkumpul di luar tenda. Korban tewas di dalam tenda adalah Sarijo (39) tinggal di Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor; Suryana (42) tinggal di Kedung Halang, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor; Supriyono (31) tinggal di sekitar Kandang Roda, Kecamatan Sukaraja, Bogor; dan Saifulloh (43) tinggal di Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.
Sementara 20 orang lainnya menderita luka-luka, dua di antara korban luka tersebut akhirnya mengembuskan nafasnya di rumah sakit PMI, Kota Bogor dan di Rumah Sakit Sentra Medika Kabupaten Bogor. Para korban adalah karyawan PT Asalta Mandiri Agung di Kelurahan Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. Bertema Family gathering, para buruh ternyata sedang merencanakan aksi menuntut kenaikan UMK.
Para korban itu memang bukan warga asli Bogor. "Jika ada orang dari luar Bogor ingin berbuat keburukan di Bogor, maka akibatnya bisa terlihat dari peristiwa ini. Bogor adalah ibu kandung nusantara yang terbukti aman damai bahkan saat terjadi peristiwa reformasi 98. Saat itu di Jakarta terjadi kerusuhan, tapi di Bogor tetap aman damai," tutur sumber yang tak mau namanya dipublikasikan.
Peristiwa itu menjadi bukti bahwa apapun bisa terjadi baik secara naluri manusia maupun di luar naluri manusia. Secara naluriah, pohon damar berusia ratusan tahun memang dapat saja roboh tiba-tiba. Mengingat usianya yang sudah tua, pohon itu juga rawan serangan hama yang mengebor kayu dari dalam. "Damar ini termasuk pohon berjenis soft wood sehingga rawan serangan hama yang mengebor kayu dari dalam," kata Kepala Sub Bagian Kerjasama dan Informasi Kebun Raya Bogor, Rosniati Risna.
Menurutnya, banyak kasus pohon yang terlihat kuat dan kokoh dari luar sebenarnya rapuh di dalam. Kerapuhan pohon dapat juga terjadi karena jamur. Namun untuk mengetahui tingkat kekeroposan tulang sangat sulit dilihat. Apalagi pohon damar menjulang tinggi. "Kalau bagian yang keropos di bawah bisa dikasih semen atau penyangga lainnya agar tetap tegak. Tapi kalau di batang sangat sulit apalagi pohon ini sangat tinggi," tuturnya.
Kebun Raya Bogor memang memiliki ratusan pohon tua yang kini masih berdiri kokoh. Sedikitnya terdapat 15.000 jenis koleksi tanaman dan tumbuhan. Kebun seluas 87 hektare ini adalah peninggalan pemerintah kolonial Belanda yang di dalamnya terdapat Istana Bogor.
Secara supranatural, banyak pohon tua di Kebun Raya Bogor yang tetap tegak berdiri bahkan di musim penghujan sekalipun, banyak warga mendatangi kawasan ini untuk berlibur. Sumber Lensabogor.com menjelaskan, alam Bogor yang selalu menginginkan kondusivitas berupa ketenangan dan kenyamanan bagi warganya, jangan sampai diganggu oleh niat buruk yang merusak kenyamanan tersebut. "Kalau ada pihak-pihak yang ingin dengan sengaja merusak ketenangan warga, alam yang akan langsung berbuat. Ini sudah menjadi amanah dari para leluhur di tanah Pajajaran," tandasnya.n Herry Keating
Menurut sumber Lensabogor.com, para korban tewas yang tak lain adalah pentolan buruh sedang berkumpul di dalam tenda, sementara puluhan buruh yang mengikuti pertemuan itu berkumpul di luar tenda. Korban tewas di dalam tenda adalah Sarijo (39) tinggal di Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor; Suryana (42) tinggal di Kedung Halang, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor; Supriyono (31) tinggal di sekitar Kandang Roda, Kecamatan Sukaraja, Bogor; dan Saifulloh (43) tinggal di Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.
Sementara 20 orang lainnya menderita luka-luka, dua di antara korban luka tersebut akhirnya mengembuskan nafasnya di rumah sakit PMI, Kota Bogor dan di Rumah Sakit Sentra Medika Kabupaten Bogor. Para korban adalah karyawan PT Asalta Mandiri Agung di Kelurahan Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. Bertema Family gathering, para buruh ternyata sedang merencanakan aksi menuntut kenaikan UMK.
Para korban itu memang bukan warga asli Bogor. "Jika ada orang dari luar Bogor ingin berbuat keburukan di Bogor, maka akibatnya bisa terlihat dari peristiwa ini. Bogor adalah ibu kandung nusantara yang terbukti aman damai bahkan saat terjadi peristiwa reformasi 98. Saat itu di Jakarta terjadi kerusuhan, tapi di Bogor tetap aman damai," tutur sumber yang tak mau namanya dipublikasikan.
Peristiwa itu menjadi bukti bahwa apapun bisa terjadi baik secara naluri manusia maupun di luar naluri manusia. Secara naluriah, pohon damar berusia ratusan tahun memang dapat saja roboh tiba-tiba. Mengingat usianya yang sudah tua, pohon itu juga rawan serangan hama yang mengebor kayu dari dalam. "Damar ini termasuk pohon berjenis soft wood sehingga rawan serangan hama yang mengebor kayu dari dalam," kata Kepala Sub Bagian Kerjasama dan Informasi Kebun Raya Bogor, Rosniati Risna.
Menurutnya, banyak kasus pohon yang terlihat kuat dan kokoh dari luar sebenarnya rapuh di dalam. Kerapuhan pohon dapat juga terjadi karena jamur. Namun untuk mengetahui tingkat kekeroposan tulang sangat sulit dilihat. Apalagi pohon damar menjulang tinggi. "Kalau bagian yang keropos di bawah bisa dikasih semen atau penyangga lainnya agar tetap tegak. Tapi kalau di batang sangat sulit apalagi pohon ini sangat tinggi," tuturnya.
Kebun Raya Bogor memang memiliki ratusan pohon tua yang kini masih berdiri kokoh. Sedikitnya terdapat 15.000 jenis koleksi tanaman dan tumbuhan. Kebun seluas 87 hektare ini adalah peninggalan pemerintah kolonial Belanda yang di dalamnya terdapat Istana Bogor.
Secara supranatural, banyak pohon tua di Kebun Raya Bogor yang tetap tegak berdiri bahkan di musim penghujan sekalipun, banyak warga mendatangi kawasan ini untuk berlibur. Sumber Lensabogor.com menjelaskan, alam Bogor yang selalu menginginkan kondusivitas berupa ketenangan dan kenyamanan bagi warganya, jangan sampai diganggu oleh niat buruk yang merusak kenyamanan tersebut. "Kalau ada pihak-pihak yang ingin dengan sengaja merusak ketenangan warga, alam yang akan langsung berbuat. Ini sudah menjadi amanah dari para leluhur di tanah Pajajaran," tandasnya.n Herry Keating
About Unknown
This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Popular Posts
-
CIBINONG - lensabogor.com Dengan semakin meningkatnya kebutuhan dunia industri seni, baik pada industri pertelevisian, entertain dan pe...
-
Cibinong, lensabogor.com - Dua wisatawan asal Kampung Mangga, Jalan STM Mandiri, Depok. Asep (38) dan Kayla (6) yang tenggelam di Setu C...
-
Cibinong - lensabogor.com Di balik tenggelamnya perahu wisata di setu Cikaret, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. Beredar cerita mis...

Tidak ada komentar: