Ngaku Polisi Bawa Kabur ABG Madang
Posted by: Unknown Posted date: 01.17 / comment : 0
Bogor – Seorang polisi gadungan diduga menculik seorang ABG putri (ES) berusia 15 tahun. Orangtua ES, warga Kampung Mangun, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor melaporkan pelaku ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak di Mapolres Bogor, Selasa (9/12).
Anehnya, ES baru dilaporkan diculik setelah 11 bulan tak pulang ke rumah. Risma (35) ibu ES mengaku putrinya dibawa pergi oleh seorang lelaki bernama Trisna yang mengaku polisi. “Saat awal datang ke rumah dan berkenalan, dia sopan dan tidak menunjukkan sikap yang tidak baik di depan saya,” kata Risma.
Risma melanjutkan penuturannya, "Pas saya tanya, ia mengaku anggota kepolisian dari Mabes Polri. Tapi saya nggak tahu pangkatnya apa, kalau main ke rumah selalu membawa pistol yang disimpan di pinggangnya."
Kecurigaan Risma bermula setelah ES tak kunjung pulang selama tiga hari. Terakhir kali, kata dia, anaknya pergi bersama Trisna. "Akhirnya saya menelepon dia (Trisna, red), tapi justru saya malah dibentak di telepon. Dia bilang, kalau saya itu germo dan mau jual anak di bawah umur," tutur Risma dengan sedih.
Bahkan, kata Risma, Trisna juga mengancam akan melaporkan tudingan penculikan itu ke kepolisian. "Saya jadi bingung, kenapa jadi saya yang dilaporkan. Padahal saya kan orangtua kandungnya," ujar dia.
Risma bukan tak berusaha mencari putrinya itu. Dia sudah pernah mengajak staf desanya mendatangi Mabes Polri untuk mengecek identitas dan keberadaan Trisna yang mengaku sebagai seorang polisi.
"Saya sudah datang ke Mabes (Polri), Divisi Propam, tapi ternyata tidak ada anggota Propam atas nama Trisna. Mendengar jawaban itu saya baru sadar, kalau selama ini dia sudah menipu saya. Dia sudah bawa kabur anak saya entah kemana," keluh Risma.
Upaya lain juga sudah Risma lakukan untuk menemukan kembali putrinya. Dia mengaku sudah berkeliling Bogor tetapi tak juga mendapati anak gadisnya untuk dibawa pulang.
Sebelas bulan berlalu, Risma pun memutuskan melaporkan kehilangan anaknya ini ke kepolisian. ”Saya sudah putus asa pak. Semoga anak saya masih hidup. Kenapa orang tega sekali ya, padahal bapaknya sudah meninggal dan saya hidup sendiri,” kata Risma sembari menahan isak tangisnya. n Herry Keating
About Unknown
This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Popular Posts
-
CIBINONG - lensabogor.com Dengan semakin meningkatnya kebutuhan dunia industri seni, baik pada industri pertelevisian, entertain dan pe...
-
Cibinong, lensabogor.com - Dua wisatawan asal Kampung Mangga, Jalan STM Mandiri, Depok. Asep (38) dan Kayla (6) yang tenggelam di Setu C...
-
Cibinong - lensabogor.com Di balik tenggelamnya perahu wisata di setu Cikaret, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. Beredar cerita mis...

Tidak ada komentar: